Benyamin Gurik | Ketua KNPI Provinsi Papua | Tenang. Terukur. Berdampak.

Benyamin Gurik

Ketua KNPI Provinsi Papua

Berakar. Berkarya. Berdampak.
Blog Pribadi Benyamin Gurik

Kepemimpinan Pemuda Papua yang Tenang, Terukur, dan Berdampak

Blog ini menjadi ruang catatan, gagasan, refleksi, dan gerakan Benyamin Gurik dalam mendorong pemuda Papua agar bersatu, berdaya, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Personal Branding

Arah Karakter Benyamin Gurik

Branding pribadi ini dibangun bukan untuk pencitraan kosong, tetapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang berakar pada Papua, bekerja secara terukur, dan menghadirkan manfaat.

Tenang

Hadir sebagai figur muda yang tidak gaduh, tidak reaksioner, tetapi mampu membaca keadaan dengan kepala dingin dan hati jernih.

Terukur

Mengutamakan gagasan, data, strategi, program, dan arah kerja yang jelas dalam membangun pemuda Papua.

Berdampak

Mendorong setiap gagasan dan gerakan agar memberi manfaat nyata bagi pemuda, masyarakat, dan masa depan Papua.

Menyatukan

Membangun jembatan antara pemuda, OKP, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh kekuatan sosial Papua.

Kado Natal Dari Mama & Bapa Yang Menyesakan Dada

Kado Dari Mama & BAPA Di Pinggiran Tapal Batas Sota Merauke - PNG || Sebuah Pelajaran Tentang Kesederahanaan, Komitmen dan Kesetiaan pada Panggilan Pelayanan Hingga Melewati setengah Abad Perjalanan Kehidupan Di Dunia. (Sota/25/12/2019)


Terimakasih untuk kado natal hari ini yang sangat cantik dan sangat indah mama. Sebuah nenas segar yang engkau petik langsung dari tangkainya dan antar ketika saya akan kembali ke kota merauke. Rasa hancur terharu seketika namun saya harus menahan sesak itu hingga di kamar penginapan sini, dan saya bisa melepaskan semuanya sambil menulis ini.

Disini, ditempat kalian berada memang  tidak ada yang istimewah. Hanya ternak, hasil kebun dan anak-anak cucu kalian yang kalian peliahara dengan cinta. Dan saya tahu nenas itu juga bukan apa-apa mama. Saya hanya terharu dan  sesak  ketika engkau sedikit bingung saat saya berpamitan dan mau kembali kekota. Engkau menyuruhku bersabar, dan saya pun menunggu. ketika engkau kembali dengan sebuah nenas disitu saya terpukul. saya sedikit terharu melihat engkau membawakan buah ini.

Saya tahu di moment ini hanya ini yang bisa engkau bawakan dan berikan buat lelaki bungsumu ini yang jarang bersamamu saat ini. tidak ada hidangan makan istimewah, kue-kue bersama minuman-minuman dingin bersoda atau lainya ditempatmu dibelantara hutan dekat tapal batas Merauke Papua - PNG. Dan mungkin ini buah nenas terakhir yang......
kau simpan untuk menjamu kehadiranku di tempat kalian berada. 
Mama-Bapa, kalian sudah lewati 50 tahun lebih waktu dengan menjalankan visi yang Tuhan kasih untuk melayani DIA. Walau di kota, kalian memiliki rumah yang cukup besar dan nyaman, namun panggilan akan pelayanan membuat kalian melihat kenyamanan kota tak memiliki arti dibanding menyendiri di tengah belantara untuk membentuk karakter anak-anak yang kalian didik. Keteladanan yang sangat berat bagi kami untuk diikuti sementara ini bapa.

ah pele sa Pu orang tuah  ooo....

Mama....
Saya balik mama, buah yang mama kasih ini rasanya sangat manis mama. Tapi itu tidak lebih manis dari semua cinta dan kasih sayang yang telah engkau berikan untuk saya hingga saya bisa seperti sekarang.

Saya buru-buru kemari hanya karena malam natal kemarin saya tidak melihat kalian (bapa dan mama) di Kota merauke. Dan saya mendapati kabar, kalian sedang menunggu saya menemui kalian ditempat kalian berada setelah ibadah Natal 25 Desember pagi tadi. Kini saya datang namun maafkan saya karena tidak dapat berlama-lama bersama kalian disini mama.

Saya masih mau berlama-lama disini mama. Tapi ada agenda lain yang saya harus selesaikan di sore ini bersama rekan-rekan saya yang bersama datang dari Jayapura untuk tujuan lain. maafkan saya untuk itu mama..... saya merasa sangat bersalah karena masih belum dapat berbuat banyak untuk kalian berdua dimasa senja saat ini. terutama dimoment kali ini ketika kita masih bisa bisa merayakan Natal bersama.

Terimakasih Untuk nenasnya mama. I Love You mama bapa.
-----------
oh Tuhan, Beri mereka umur Panjang Tuhan. 
Mereka cinta pertama saya yang terakhir,💞💝💝

Terimakasih Engkau memakai mereka menghadirkan saya di muka bumi ini.
Saya bahagia karena Engkau meilih meraka untuk menghadirkan saya. Mereka kedua sosok yang memiliki keteladanan luhur dan jarang dapat dilakukan oleh yang lain

Ijinkan saya merayakan banyak natal kedepan bersama mereka TUHAN😢😢😢😥😥😰😰😭😭😭😢



Komentar

Rubrik Utama

Ruang Gagasan dan Inspirasi

Blog ini dirancang sebagai ruang baca yang menampilkan pemikiran, pengalaman, refleksi, dan arah gerakan kepemudaan Papua.

Mari Berkolaborasi untuk Pemuda Papua

Blog ini terbuka sebagai ruang komunikasi, gagasan, dan kolaborasi dengan pemuda, OKP, komunitas, masyarakat, pemerintah, kampus, gereja, dunia usaha, media, dan semua pihak yang ingin membangun masa depan Papua secara damai, produktif, dan bermartabat.

Hubungi Benyamin Gurik