Benyamin Gurik | Ketua KNPI Provinsi Papua | Tenang. Terukur. Berdampak.

Benyamin Gurik

Ketua KNPI Provinsi Papua

Berakar. Berkarya. Berdampak.
Blog Pribadi Benyamin Gurik

Kepemimpinan Pemuda Papua yang Tenang, Terukur, dan Berdampak

Blog ini menjadi ruang catatan, gagasan, refleksi, dan gerakan Benyamin Gurik dalam mendorong pemuda Papua agar bersatu, berdaya, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Personal Branding

Arah Karakter Benyamin Gurik

Branding pribadi ini dibangun bukan untuk pencitraan kosong, tetapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang berakar pada Papua, bekerja secara terukur, dan menghadirkan manfaat.

Tenang

Hadir sebagai figur muda yang tidak gaduh, tidak reaksioner, tetapi mampu membaca keadaan dengan kepala dingin dan hati jernih.

Terukur

Mengutamakan gagasan, data, strategi, program, dan arah kerja yang jelas dalam membangun pemuda Papua.

Berdampak

Mendorong setiap gagasan dan gerakan agar memberi manfaat nyata bagi pemuda, masyarakat, dan masa depan Papua.

Menyatukan

Membangun jembatan antara pemuda, OKP, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh kekuatan sosial Papua.

DAP Deadline Freeport Tutup Februari 2010

BINTANG PAPUA-Selasa, 22 Desember 2009 18:00

Akhirnya, Jenazah Kelly Kwalik Dimakamkan

JAYAPURA–Setelah sempat tertunda beberapa saat, akhirnya Panglima Tertinggi TPN/OPM (Alm) ‘Jenderal’ Umeki Kelly Kwalik (60), dimakamkan di Timika Indah Papua, Selasa (22/12) sekitar pukul 14.00 WP.

Dari informasi yang diperoleh Bintang Papua, upacara pemakaman Kelly Kwalik yang dipimpin Ketua Umum Dewan Adat Papua (DAP) Forkorus Yaboisembut S.Pd. Meski sempat tertunda beberapa saat, namun prosesi pemakaman dapat dilakukan.

Forkorus yang tampil di lapangan pemakaman Timika Indah, dalam sambutannya menegaskan, penembakan Jend. Umeki Kelly Kwalik dilatarbelakangi kepentingan konflik kekerasan yang tidak dapat dipisahkan dari propaganda Negara Indonesia berkolaborasi dengan negara-negara kapitalis berwatak imperium.

PT. Freeport sebagai penyandang dana, lanjut Forkorus, dan pendukung fasilitas dalam rencana pembunuhan anak adat karena PT. Freeport Indonesia yang punya kepentingan dalam pembunuhan tersebut, demi pengamanan Investasi penambangan emas di Nemangkawi. Karena itu DAP minta Freeport ditutup. “Batas waktu bulan Januari–Februari 2010, PT. Freeport harus ditutup, karena pembunuhan tersebut tidak lepas dari kepentingan Freeport, dan tuduhan kriminal, otak Gerakan Pengacau Keamanan atau Separatis di Papua oleh Negara Indonesia terhadap almarhum tidak dapat dibuktikan secara obyektif dan akurat,” tegas Fokorus lewat pidatonya yang diterima Bintang Papua.

Ondoafi Duiguena ini mengatakan, Perjuangan Almarhum Kelly Kwalik adalah menegakkan dan membela hak-hak kedaulatan bangsa dan hak-hak asasi bangsa Papua di atas tanah Papua melalui cara bergerilya, bukan merusak suatu bangsa atau Negara manapun di dunia, termasuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Walaupun Jend Umeki Kelly Kwalik telah dibunuh tidak manusiawi, ungkapnya, namun semangat juangnya tidak pernah akan dibunuh dan mati, tetap akan hidup terus dalam semangat juang bangsa Papua dari generasi ke generasi.

“Sejarah dunia mencatat bahwa ideologi perjuangan suatu bangsa tidak pernah mati dibunuh oleh senjata apapun. Begitu pula ideologi dan cita-cita bangsa Papua akan terus berkobar,” terangnya.

Jalan Kekerasan, kata Forkorus, tidak pernah berhasil menyelesaikan konflik di Papua, justru malah menambah pertumpahan darah sehingga kita harus berjuang secara bermartabat berdasarkan mekanisme formal.

“Bangsa Papua, Rumpun Melanesia, Ras Negroid di Pasifik, tidak akan menjamin masa depan hidup melalui sistem hukum dan atau Administrasi Manajemen Pemerintah Indonesia yang berlaku di seluruh tanah Papua,” ungkapnya.

Selain itu juga DAP meminta kepada pemerintah Indonesia untuk segera mengungkapkan kesimpangsiuran pelaku teror dan penembakan di areal PT freeprt termasuk penembakan warga berkebangsaan Australia Mr. Drew Nicholas Grant.

“Sampai hari ini belum terungkap pelakunya,” tanya Forkorus.

Dikatakan, perjuangan bangsa Papua bukan merusak negara manapun di dunia ini, termasuk tidak berniat merusak negara Indonesia. Oleh karena itu, setiap bangsa dan negara di dunia harus menghargai hak-hak azasi dan hak Politik bangsa Papua dan mewujudkannya penuh pada tahun 2010.

“Segera melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi antar komponen berazaskan demokrasi dan berjalan dalam koordinasi dan sinkronisasi secara sinergi antara pimpinan komponen perjuangan bangsa Papua,” ajaknya.



Jenazah Ditutup Bintang Kejora

Jenazah Panglima Tertinggi TPN/OPM Kelly Kwalik dimakamkan di Jalan Perempatan Lapangan Timika Indah, Timika ibukota Kabupaten Mimika, Selasa (22/12) sekitar pukul 14.15 WIT. Jenazah Kelly yang ditutup Bendera Bintang Kejora diusung sejumlah kerabat dan dibawa menggunakan mobil ambulance diiringi arak- arakan ratusan warga masyarakat dari Halaman Kantor DPRD Kabupaten Mimika, tempat jenazah disemayankan sejak Jumat (18/12). Arak- arakan jenazah Kelly Kwalik dikawal aparat bersenjata lengkap.

Tak ketinggalan juga kalangan anggota DPRD Kabupaten Mimika, Muspida dan Muspida Plus Kabupaten Mimika, perwakilan masyarakat 7 suku di Mimika, perwakilan PT Freeport Indonesia, tokoh masyarakat, tokoh perempuan serta warga masyarakat, ikut dalam arak-arakan tersebut.

Peti jenazah Kelly Kwalik diarak keluar dari Halaman Kantor DPRD Kabupaten Mimika menuju Jalan Cenderawasih dan Jalan Budi Utomo, berakhir di Perempatan Lapangan Timika Indah untuk dikebumikan.

Sebelumnya, Senin (21/12) sekitar pukul 10.00 WIT di Halaman Kantot DPRD Kabupaten Mimika telah dilakukan misa requem yang dipimpin Uskup Timika Mgr John Saklif OFM

Hans Magal, Kondinator Pemakaman Kelly Kwalik mengatakan, penundaan pemakaman bukan lantaran munculnya aksi protes dari Mama Yosepha Alomang, tapi lantaran makam Kelly Kwalik tengah dicor beton oleh petugas pemakaman.

“Kami minta maaf karena jenazah Kelly Kwalik mestinya dimakamkan Senin (21/12) sekitar pukul 14.00 WIT tapi diundur karena cor makam masih basah,” ujar Hans Magal.

Usai pemakaman, massa bergerak menuju ke Halaman Kantor DPRD Kabupaten Mimika untuk melakukan serangkaian orasi yang intinya mengecam tindakan aparat yang telah menembak mati Kelly Kwalik. Hingga berita ini diturunkan massa masih melakukan orasi di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Mimika.

Aparat keamanan bersiaga dan memblokir jalan di depan Kanntor DPRD Kabupaten Mimika. Sebagaimana diwartakan, jenazah Kelly Kwalik diserahkan pihak Polda Papua yang diwakili Direktur Reskrim Polda Papua Komisaris Besar Polisi Drs Petrus Waine, SH M.hum kepada perwakilan keluarga Kelly Kwalik atas nama Karel Gwijangge yang juga adalah anggota DPRD Mimika, Jumat (18/12) petang.

Kelly Kwalik ditangkap tim gabungan dari Densus 88 dan Satgas Amole di sebuah rumah di Jalan Freeport Lama, Kampung Gorong Gorong, Keluarahan Koprapoka, Distrik Mimika Baru, Timika, Rabu (16/12) sekitar pukul 03.00 WIT. Saat ditangkap Kelly Kwalik berusaha melarikan diri dan menodongkan senjata api. Aparat hendak melumpuhkan Kelly Kwalik dengan melakukan tembakan mengenai pembulih darah di bagian paha akhirnya Kelly Kwalik dilarikan ke Klinik Kuala Kencana. Namun demikian, beberapa saat kemudian Kelly Kwalik meninggal dunia.(hen/mdc)
sumber:
Rubrik Utama

Ruang Gagasan dan Inspirasi

Blog ini dirancang sebagai ruang baca yang menampilkan pemikiran, pengalaman, refleksi, dan arah gerakan kepemudaan Papua.

Mari Berkolaborasi untuk Pemuda Papua

Blog ini terbuka sebagai ruang komunikasi, gagasan, dan kolaborasi dengan pemuda, OKP, komunitas, masyarakat, pemerintah, kampus, gereja, dunia usaha, media, dan semua pihak yang ingin membangun masa depan Papua secara damai, produktif, dan bermartabat.

Hubungi Benyamin Gurik