Temukan alasan singkat, kenapa bukan BTM, Kenapa Rakyat Papua harus dukung Mathius Fakhiri & Aryoko Rumaropen untuk Pimpin Papua saat ini.
(Oleh : Benyamin Gurik - Aktivis Pemuda)
Kenapa sampai saya lebih memilih, juga mengajak masyarakat Papua mendukung bapak Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen? Jelas karena kedua sosok ink merupakan orang yg pantas pimpin provinsi Papua ini. Ini bukan krn sebatas euforia, karena dapat materi, karena kedekatan keluarga dll sebagainya. Saya mendukung beliau dalam kapasitas saya sebagai aktivis maupun sebagai pribadi sekaligus sebagai pengurus salah satu partai politik, terlepas dari jabatan ketua KNPI krn alasan mendasar yakni karena alasan KEPENTINGAN PEMBANGUNAN Masyarakat dan wilayah Provinsi Papua tercinta ini. Itu saja..!✌️
Sa harus terbuka, pertama, saya tidak punya masalah atau konflik apapun dengan bapak BTM. Sy pernah punya hubungan cukup baik dan dekat dengan beliau. Saat periode pertama dan kedua beliau maju, saya masih aktivis mhs di Uncen dan kami bagian dari Tim yg pernah bergerak di mobilisasi oleh senior² kami untuk mendukung beliau. Saat sy sebagai ketua karateker KNPI Kota Jayapura jg, saya harus akui, kami di terima dan didukung cukup baik juga oleh beliau sebagai walikota saat itu. Singkatnya sa harus akui, Beliau salah satu org baik dari Port Numbay yg saya pernah kenal. Beliau layak menjadi pemimpin Papua namun bukan disaat ini. Skali lagi Beliau layak pimpin Papua tapi bukan disaat pemilu Gubernur tahun 2024 ini, T.I.T.I.K..!
Peta politik Nasional sdh berubah. Kondisi pemerintahan di pusat sdh berubah dan hari ini terlalu beresiko jika kita memaksakan (BTM-YES), duo kader partai oposisi yg berlawanan dengan pemerintah memimpin daerah karena 700an ribu rakyat Papua, termasuk berbagai inovasi untuk pembangunan akan berjalan ditempat bahkan bisa stagnan. Tidak usah bicara tambahan alokasi dll utk pembiayaan pembangunan, itu terlalu berat. Kementrian dan lembaga sudah berubah ikut koalisi pemerintah hari ini. Sa bicara ini kenyataanya nanti kalau kita berkaca dari pengalaman yg ada di Indonesia. Ko bisa tidak suka dengan sa pu pendapat yg sa sebut diatas tapi ko tra bisa tolak pengalaman dan kenyataan itu akan terjadi lagi. Ini negara indonesa bro! Siapa yg berkuasa, dia yg berjaya. Seluruh lawan politik kalo tra bisa di kalahkan, pasti di lemahkan.
Alm. LE yg plin-plan tentukan arah politik di akhir jabatan di periode kedua, juga krn beliau tolak tawaran partai penguasa agar pindah partai, akhirnya harus di eksekusi paksa tepat di hari ulang tahun partai politik penguasa saat itu. Seluruh usulan kebijakan Pembangunan untuk perlindungan dan Kesejahteraan Orang Papua yg Lukas Enembe ajukan semasa kepemimpinanya sebagai Gubernur, dari periode Pertama hingga terakhir, selalu mentok di berbagai kementrian dan lembaga yg mayoritas di kuasai koalisi penguasa.
Lalu saat ini arah angin su berubah di pusat. Yg berjaya dan bekuasa kemarin hari ini sedang berharap cemas bisa dapat akses. Trus kamong orang Papua. Kira² kamong pu bargaining apa sampe negara ini bisa dengar kamong? Kira negara ini ada liat kamu krn org Tabi, Saireri, Lapago, Bomberai special begitu jadi biar kam berasal dari partai oposisi negara peduli...? Atau mo pi jual isu papua merdeka lagi supaya dapa alokasi?
Kubur dong pu hawa nafsu kekuasaan dan Egoisme busuk itu atau pembangunan Papua besok berjalan stagnan, tidak ada inovasi, apalagi tambahan alolaksi untuk bangun 700 ribuan penduduk Papua besok pu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur. Dana transfer pusat skrg su berkurang. Ko mo lobi dana, ko butuh akses, kalo ko bukan kader partai penguasa, apalagi ko kader partai oposisi yg tidak ada org di kementrian dan lembaga, ko pu ego akan bikin hancur Tanah Papua. Negara tidak peduli ko asli Tabi kah, lapago kah bahkan kalo ada yg dari surga juga negara tra peduli yah... ini indonesia. Ko dari partai apa, ko pu siapa di pemerintahan yg berkuasa baru mo bikin jago di daerah..? Lipat tangan, cuci kaki dan muka baru pi tidur tunggu arah angin berubah di pusat.
Ini sedikit saja alasan kenapa sa bilang MDF-AR Siap dan lebih layak Pimpin Papua utk saat demi kepentingan pembangunan Papua.
Maaf kalo sa bicara kasar. Sa pikir terlalu basa basi pake bahasa halus nanti lain hanyut. Sering² bicara kasar kas kaget org yg jalan dalam mimpi supaya tau kenyataan su berubah.
Bersambung......
Gurik Benyamin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Komentar
Posting Komentar