Benyamin Gurik | Ketua KNPI Provinsi Papua | Tenang. Terukur. Berdampak.

Benyamin Gurik

Ketua KNPI Provinsi Papua

Berakar. Berkarya. Berdampak.
Blog Pribadi Benyamin Gurik

Kepemimpinan Pemuda Papua yang Tenang, Terukur, dan Berdampak

Blog ini menjadi ruang catatan, gagasan, refleksi, dan gerakan Benyamin Gurik dalam mendorong pemuda Papua agar bersatu, berdaya, berkarya, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

Personal Branding

Arah Karakter Benyamin Gurik

Branding pribadi ini dibangun bukan untuk pencitraan kosong, tetapi untuk menunjukkan karakter kepemimpinan yang berakar pada Papua, bekerja secara terukur, dan menghadirkan manfaat.

Tenang

Hadir sebagai figur muda yang tidak gaduh, tidak reaksioner, tetapi mampu membaca keadaan dengan kepala dingin dan hati jernih.

Terukur

Mengutamakan gagasan, data, strategi, program, dan arah kerja yang jelas dalam membangun pemuda Papua.

Berdampak

Mendorong setiap gagasan dan gerakan agar memberi manfaat nyata bagi pemuda, masyarakat, dan masa depan Papua.

Menyatukan

Membangun jembatan antara pemuda, OKP, masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh kekuatan sosial Papua.

18 TAHUN OTSUS PAPUA, SIAPA, KAPAN dan DIMANA KITA AKAN MENCIPTAKAN SDM PAPUA YANG UNGGUL


Refleksi POSISI SEMINAR NASIONAL DALAM KONGRES PERDANA ALUMNI UNCEN 2019. || Jayapura/14/12/2019

Otsus (Otonomi Khusus) sebentar lagi mau berakhir, tong masih bergumul atau tepatnya lagi belum berhasil benahi lembaga pendidikan yang maju, berkualitas dan didalamnya  memiliki tenaga pendidik (dosen) yg minimal berpendidikan S-3, atau masalah lagi tentang tenaga dokter spesialis yg mencukupi kebutuhan pelayanan kesahatan di Papua atau lain lagi menghadirkan laboratorium-laboratorium berstandar terbaik  dan lain-lain  sebagainya. Melihat situasi ini, Pertanyaan penting yg perlu kita refleksikan adalah KAPAN, DIMANA dan SIAPA yg harus memulai untuk berfikir dan mengurus semua masalah itu...?

KAPAN....???? Kapan kita mulai berfikir dan bertindak untuk mengurus masalah yg sa sebut diatas? Kapan kita menciptakan tenaga pendidik berkualitas, kapan tong bangun laboratorium berstandar nasional atau bahkan Internasional? Kapan tong mau adakan/lahirkan dokter-dokter umum dan spesialis yg memadai untuk memenuhi kebutuhan kesehatan di Papua? Dari pertanyaan² ini saya ingin membawa kita pada sebuah pertanyaan berikut yang perlu kita refleksikan yakni; dimana?

DIMANA....????  Pertanyaan dimana ini jelas menujuk pada lokasi/tempat. Lokasi yang mudah diakses, Tempat yg fasilitasnya memadai, yang memenuhi standar minimal dan  dapat dengan mudah diakses  oleh orang Papua dari berbagai golongan ekonomi  untuk menciptakan SDM yang berkualitas di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi dan pembangunan di segala sektor. Kita akan menciptakan ketergantungan berkelanjutan  dan Pemborosan berlebihan yang tidak perlu dari generasi ke generasi, ketika tempat  memadai dan mudah diakses oleh orang Papua  yang mayoritas berpenghasilan rendah tidak kita benahi atau kita bangun. Tempat dimaksud adalah lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan adalah satu-satunya tempat dimuka bumi yg diperlukan guna menciptakan SDM yang berkualitas untuk kebutuhan pembangunan di segala sector kehidupan masyarakat.

Kita belum memiliki dokter specialis atau dokter umum yang cukup, kita juga masih bergumul dengan ketersediaan dosen-dosen berpendidikan Doktor (S-3) dari diberbagai disipilin ilmu - atau bahkan prosesor. Kita mau menciptakan SDM unggul yang siap pakai menjawab kebutuhan pembangunan, tempatnya adalah lembaga pendidikan. Dan supaya murah, menguntungkan dalam jangka panjang serta mudah diakses oleh masyarakat dari berbagai strata, lembaga tersebut harus ada dan berdiri di tempat dimana masyarakat itu berada. Kalau bukan Papua maksud saya dimana lagi? Kita harus robah cara berfikir bahwa, pendidikan berkualitas untuk menciptakan SDM unggul itu hanya bisa diluar dari Papua. Ini cara berfikir sesat yang di rawat eĺite Papua sampai-sampai mereka abai memperhatikan dan mengurus lembaga-lembaga  pendidikan di tanah Papua untuk tujuan kebaikan semesta masyarakat Papua untuk turun temurun.

Jika ingin menciptakan SDM unggul kita keliru kalau berfikir mengirim orang keluar itu solusi dalam jangka panjang. Kebijakan ini justeru menyebabkan  pemborosan terbesar yang akhirnya juga menciptakan ketergantungan dari masa ke masa dan dari generasi ke generasi. Kita boroskan banyak uang untuk menguntungkan daerah-daerah dimana anak-anak Papua dikirim untuk menempuh pendidikan. Dalam jangka panjang, kita   telah menciptakan satu siklus pemborosan dan ketergantungan yang pada akhirnya menyebabkan rakyat Papua akan semakin sulit memiliki lembaga pendidikan berkualitas dan memadai yang mudah di akses di tanah Papua. Lantas siapa?

SIAPA.....?? Berikut ini saya ingin mengajak kita untuk berfikir siapa yg harus mulai melakukan atau mengadakan atau juga berfikir dan membuat rencana untuk membangun atau membenahi lembaga pendidikan di Papua diatas agar memenuhi standar nasional indonesia? Siapa yg harus menciptakan tenaga pengajar pendidikan tinggi yg minimal lulusan doktor (S-3) agar bisa menciptakan SDM unggul diberbagai sektor jurusan lewat lembaga pendidikan diatas? SIAPA sobat......?????

POSISI SEMINAR NASIONAL DALAM KONGRES PERDANA ALUMNI UNCEN MENYIKAPI MASALAH INI.
Kapan, dimana dan siapa yang harus memulai melakukan pembenahan, dimana melakukanya, kapan
memulainya dan lain sebagainya ini merupakan salah satu alasan mengapa di moment Kongres Perdana Alumni Uncen ini kami hadirkan kegiatan “Seminar Nasional” diawal dengan mengangkat tema; “Bersatu, Bersinergi Dukung Uncen Bangun SDM Papua.”

Agenda utama kami adalah Kongres Alumni untuk membentuk wadah berhimpun alumni Universitas Cenderawasih, menyusun AD/ART organisasi dan memilih serta menetapkan badan pengurus alumni saja awalnya. Namun melihat masalah pembangunan/pembenahan fasilitas pencetak SDM Unggul didalam Tanah Papua yang seolah  jalan ditempat tatkala Otsus sudah akan berakhir, kami merasa terpanggil mengetengahkan diskusi mendalam dan meluas dikalangan alumni agar kembali melihat masalah pembangunan SDM sebagai sebuah prioritas yang perlu didengungkan ulang.

Kami merasa semua komponen tidak saja pemerintah, semua stockholder harus terlibat. Dan untuk itu dimoment ini kami harapkan seluruh alumni, terutama yang telah berkiprah di berbagai instansi pemerintah di tanah Papua Bersatu dan Bersinergi mendukung UNCEN membangun SDM Papua yang unggul, dimulai dengan mendukung pembenahan almamater Universitas Cenderawasih agar menjadi barometer pengembangan  institusi pendidikan, khususnya  yang bertugas mempersiapkan SDM unggul dan lembaga riset lainya di tanah Papua. Uncen yang tua, uncen yang harus mulai duluan.

Mari Bersatu dan  Bersinergi Dukung Universitas Cenderawasih Menjadi Barometer Institusi Pembangunan SDM yang berkualitas di tanah Papua. Salam

Komentar

Rubrik Utama

Ruang Gagasan dan Inspirasi

Blog ini dirancang sebagai ruang baca yang menampilkan pemikiran, pengalaman, refleksi, dan arah gerakan kepemudaan Papua.

Mari Berkolaborasi untuk Pemuda Papua

Blog ini terbuka sebagai ruang komunikasi, gagasan, dan kolaborasi dengan pemuda, OKP, komunitas, masyarakat, pemerintah, kampus, gereja, dunia usaha, media, dan semua pihak yang ingin membangun masa depan Papua secara damai, produktif, dan bermartabat.

Hubungi Benyamin Gurik